Negara-negara yang menolak bergabung dengan ue

NEGARA YANG MENOLAK UNTUK BERGABUNG DENGAN UNI EROPA

1. SWISS
[pic]
1.1 Profil Swiss
Bentuk Negara : Konfederasi
Populasi : 7.6 juta penduduk (2009)
Ibu Kota : Bern
Kota Terbesar : Zurich
Luas Wilayah : 41,284 km2
Bahasa : Jerman, Prancis, Italia, Romawi
Agama : mayoritas Kristen
Mata Uang : Franc Swiss
Komoditi Ekspor : Mesin-mesin danelektronik, bahan kimia, alat presisi dan jam tangan.
Pendapatan perkapita : US $65,330 (World Bank, 2008)

Swiss adalah sebuah Negara kecil (41,285 km²) yang terletak di Eropa Barat dengan populasi yang padat yaitu 7,36 juta jiwa (2004). Negara yang berada pada jantung benua Eropa ini berbatasan langsung dengan negara-negara Uni Eropa seperti Jerman, Austria, Italia dan Prancis.
60% dariwilayah Swiss adalah daerah pegunungan Alpen dengan gunung-gunung yang tinggi (12 puncak tertingginya mencapai 4000 m diatas laut dan lainnya berkisar antara 2000 hingga 4000m) dan lembah yang sempit. 30% dari swiss adalah perbukitan dan lembah yang datar yang dibentuk oleh glaster yang disebut dengan “Mittleland” [daerah yang jauh dari laut] (400 hingga 900m diatas laut). 10% lainnya terletakpada rantai pegunungan yang lebih tua yang bernama Jura(tidak melewati 1,600 m diatas laut). Sebagian besar kota besar, kota dan desa-desa yang cukup besar di Swiss terletak di Mitteland. Dengan demikian, sebagian besar dari penduduk Swiss menempati daerah ini, dan kepadatan daerah ini dapat mencapai 500 jiwa per km².
Negara konfederasi terdiri atas Komun, Kanton dan Konfederasi beribukota diBern. Bern merupakan pusat pemerintahan dan beberapa kegiatan pemerintahan lainnya juga terletak di kota ini. Kota-kota besar lainnya seperti Zurich dan Jenewa, lebih dikenal sebagai kota perdagangan dimana terdapat pusat perbelanjaan dan hiburan lainnya. Kedua kota ini juga menjadi tujuan wisata bagi para wisatawan dari berbagai belahan dunia. Kota lainnya yang juga menjadi target para wisatawankarena keindahan alamnya yang berupa pegunungan adalah Lucerne.
Swiss adalah negara konfederasi yang terdiri atas tujuh dewan Federal Konselor yang mengepalai sebuah departemen pemerintahan federal Swiss. Tujuh dewan federal membentuk suatu pemerintahan yang kooperatif. Mereka bekerja dengan dasar kesetaraan dan harus menemukan solusi secara bersama-sama, dan tidak ada yang dapatmendominasi pendapat. Satu dari tujuh dewan federal Swiss diangkat sebagai presiden konfederasi Swiss. Akan tetapi, ia bukanlah tidak berkuasa secara mutlak, melainkan dibawah kekuasaan rakyat. Contohnya terlihat jelas dalam pembuatan perjanjian dengan negara lain. Suatu perjanjian belum benar-benar terjadi ketika presiden Swiss konfederasi menandatangani perjanjian tersebut. Dewan nasioanal dan dewannegara yang merupakan badan legislatif negara Swiss dapat menolak perjanjian tersebut, dan walaupun mereka setuju, rakyat dapat melakukan penolakan melalui referendum. Rakyat memiliki kedaulatan baik di dalam tingkatan konfederasi, kanton atau pun komun, dan mereka lah yang memiliki kekuatan dalam menentukan keputusan akhir dalam segala hal. Oleh karena itu, upaya dari pemerintah federal untukmencapai penguatan kekuasaan pusat di Swiss adalah jalan yang panjang dan sulit: Setiap pergeseran otoritas dari kanton ke Konfederasi harus disetujui dalam referendum.
Untuk mendukung sistem ekonomi mereka, Swiss melakukan langkah-langkah seperti menggunakan sistem ekonomi liberal, menjaga stabilitas politik, dan menjalin kerja sama dengan negara-negara lainnya. Contohnya, Swiss bergabungdengan EFTA bersama dengan Norwegia, Islandia dan Lietchtstein.
Posisi Swiss yang berada di bagian tengah benua Eropa ini dan kenetralan negara ini telah memberikan Swiss akses dan kestabilan politik serta menjadikan Swiss sebagai satu dari negara-negara paling makmur di dunia.
Karena wilayah Swiss yang kecil, industri rumah tangga Swiss dibatasi. Swiss merupakan negara eksportir dengan…